Markas Besar Polri telah berhasil menggerebek dan melumpuhkan jaringan Noordin M Top di Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat. Di lokasi yang disebut sebagai rumah penyimpan atau save house itu ditemukan lebih dari 100 kg bahan peledak. Ternyata, fungsi rumah penyimpan bahan peledak itu tidak hanya ada di Bekasi.

“Bahan yang belum jadi itu dibawa ke save house di Mampang dan Jati Asih,” kata Kepala Polri, Jenderal Bambang Hendarso Danuri, di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Sabtu, 8 Agustus 2009.

Rumah yang diserbu diduga menjadi rumah penyimpang (save houses) teroris Noordin M Top dan jaringannya. Rumah juga digunakan untuk menimpan barang peledak, merakit bom dan tempat bom mobil. Perumahan Puri Nusapa, Blok D12, Jati Luhur, Jati Asih Bekasi.

Dalam pengerebekan di Bekasi, polisi menyita sejumlah barang bukti. Antara lain Daihatsu Pick Up, Xenia, bahan peledak, dan material bahan kimia. Tidak tanggung-tanggung, bahan yang siap dibuat bom itu mencapai 100 kg hingga 500 kg bahan kimia. Daya ledaknya diduga melebihi bom Bali I.

Sekadar mengingatkan, usai ledakan di JW Marriott dan Ritz Carltion, Jumat, 17 Juli lalu ternyata masih ada satu bom tersisa yang belum meledak. Saat dievakuasi dan dalam perjalanan dari JW Marriott menuju Kelapa Dua, dua personel Tim Gegana yang berada dalam mobil khusus L300 yang dirancang memiliki tong penyimpan bom, berhenti di tengah jalan.

Kedua personel ini turun dari mobil karena merasa bom itu kembali aktif, meski mereka sudah jinakkan di hotel. Mereka berusaha untuk memastikan kembali bom itu tidak aktif.

Aksi ini tentu saja membuat panik masyarakat dan pengendara lainnya. Sejumlah petugas pun meminta agar pengendara lain menjauh. Bus Transjakarta yang sempat akan melintas pun diminta berhenti.

Suasana kepanikan pun terjadi di dekat SPBU Mampang. Seluruh pengendara yang tengah mengisi bahan bakar diminta meninggalkan SPBU.

“Kejadian ini berlangsung sekitar 10 menit. Namun setelah dipastikan oleh Tim Gegana, bom tersebut ternyata tidak aktif, akhirnya perjalanan dilanjutkan ke Kelapa Dua,” kata sumber itu.

Sunber : ViVanews

Advertisement